Denpasar – Ketua DPR RI Puan Maharani tiba di Bali atas undangan Gubernur Bali I Wayan Koster. Kedatangan Puan yang menggunakan pesawat pribadi ini dikaitkan dengan aksi unjuk rasa (Unras) yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bali pada Hari Senin, tanggal 22 Juni 2026.
Menurut informasi yang beredar, Puan Maharani sengaja diundang untuk menyaksikan langsung aksi unras tersebut. Kedatangan tokoh politik senior ini menuai sorotan publik, terutama karena timingnya yang bertepatan dengan gelombang demonstrasi Mahasiswa di Pulau Dewata.
Beberapa pengamat politik menilai ada indikasi kuat bahwa aksi unras BEM Se-Bali ini ditunggangi oleh Partai Merah. Mobilisasi massa mahasiswa yang semestinya menyuarakan aspirasi rakyat, diduga justru dimanfaatkan untuk kepentingan politik kelompok tertentu.
“Mahasiswa kembali diturunkan demi kepentingan partai. Kepentingan kelompok ditempatkan di atas kepentingan rakyat,” ujar salah seorang pengamat yang enggan disebut namanya.
Kedatangan Puan Maharani menggunakan pesawat pribadi juga menjadi bahan kritik. Banyak yang mempertanyakan urgensi penggunaan transportasi mewah tersebut untuk menghadiri aksi unjuk rasa yang mengatasnamakan Mahasiswa.
Belum ada konfirmasi resmi dari pihak Puan Maharani maupun Gubernur Bali I Wayan Koster terkait agenda lengkap kunjungan tersebut.
